Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Silahkan bertanya jika belum tersedia.

Customer Support
online
Customer Support
● online
Halo, saya Customer Support
baru saja
Ada yang bisa kami bantu mengenai program kursus?
baru saja
Kontak Layanan
Area Siswa
Rp
Daftar Pendaftaran

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Cs Online 24 Jam - Kantor jam 08.00 s/d jam 16.00

TOEFL PBT Like Adalah Apa dan Format Tesnya

Oleh: Citra Lestari, S.S. , 0 x

Webster menjelaskan TOEFL PBT Like sebagai istilah untuk tes kemampuan bahasa Inggris yang meniru karakteristik format paper-based TOEFL, bukan otomatis tes resmi ETS. Formatnya lazim berfokus pada Listening, Structure and Written Expression, serta Reading. Pemahaman ini membantu peserta memilih tes sesuai tujuan.

Kata like adalah bagian terpenting dari istilah tersebut. Ia menunjukkan kemiripan model atau struktur, bukan identitas, lisensi, standardisasi, maupun pengakuan yang sama dengan TOEFL ITP.

  • PBT-like: menyerupai karakteristik tes paper-based.
  • Tiga komponen lazim: Listening, Structure and Written Expression, dan Reading.
  • Skor: dapat meniru rentang atau mekanisme tertentu, tetapi harus mengikuti aturan penyelenggara.
  • Bukan otomatis TOEFL ITP: status tes ditentukan produk dan penyelenggara, bukan kemiripan susunan soal.

TOEFL PBT Like Adalah Istilah Kemiripan Format, Bukan Nama Produk Tunggal

TOEFL PBT Like atau PBT-like umumnya digunakan untuk menjelaskan tes yang mengambil inspirasi dari karakter tes TOEFL berbasis kertas. Di Indonesia, istilah semacam ini sering bersinggungan dengan TOEFL Prediction, TOEFL-Like, atau English Proficiency Test.

Namun, tidak ada alasan untuk menyimpulkan semua istilah tersebut sebagai produk yang sama. Setiap lembaga dapat memiliki bank soal, jumlah item, durasi, prosedur pengawasan, sistem skor, dan dokumen hasil sendiri.

Untuk melihat keragaman nomenklatur tersebut, pembaca dapat merujuk panduan Webster tentang nama lain TOEFL Prediction di Indonesia.

Apa Arti PBT pada TOEFL PBT-Like?

PBT merupakan singkatan dari Paper-Based Test. Secara historis, istilah tersebut merujuk pada penyelenggaraan tes berbasis kertas, berbeda dari format berbasis internet.

Dalam penggunaan “PBT-like”, fokusnya sering bergeser dari media kertas semata menuju pola tiga bagian tes yang familiar. Bahkan jika tes dikerjakan melalui komputer, penyelenggara dapat menyebut desainnya PBT-like karena struktur kemampuan yang diuji menyerupai model tersebut.

Karena itu, “PBT-like” tidak selalu berarti peserta pasti mengerjakan lembar soal fisik dengan pensil. Periksa metode pelaksanaan aktual dari penyelenggara.

Tiga Komponen yang Lazim pada Format TOEFL PBT Like

Format PBT-like paling mudah dikenali dari tiga area kemampuan. Nama bagian dapat sedikit berbeda antarpenyelenggara, tetapi Listening, Structure and Written Expression, serta Reading sering menjadi kerangkanya.

Listening mengukur pemahaman bahasa Inggris lisan

Bagian Listening menguji kemampuan menangkap informasi dari bahasa Inggris yang didengar. Peserta biasanya perlu memahami percakapan, respons, atau materi lisan lalu memilih jawaban paling tepat.

Tantangannya bukan hanya mengenali kosakata. Peserta juga perlu menangkap maksud, hubungan antargagasan, informasi tersirat, dan detail penting dalam waktu terbatas.

Structure and Written Expression menguji ketepatan struktur

Structure and Written Expression berfokus pada kemampuan mengenali konstruksi kalimat bahasa Inggris yang tepat. Soal dapat menguji kelengkapan struktur atau meminta peserta mengenali bagian yang tidak tepat.

Area yang sering relevan meliputi subject-verb agreement, clause, verb form, parallel structure, modifier, pronoun, comparison, dan berbagai pola tata bahasa akademik. Jadi, bagian ini lebih luas daripada menghafal rumus grammar.

Reading menguji pemahaman teks tertulis

Reading mengukur kemampuan memahami teks dan hubungan informasi di dalamnya. Peserta dapat diminta menentukan ide utama, detail, referensi kata, makna kosakata dalam konteks, inferensi, atau tujuan bagian tertentu.

Strategi membaca menjadi penting karena peserta bekerja dengan batas waktu. Membaca seluruh teks terlalu lambat tanpa memahami jenis pertanyaan sering justru mengurangi efisiensi.

Bagaimana Mekanisme Skor TOEFL PBT Like?

Skor adalah area yang paling mudah menimbulkan salah persepsi. Beberapa tes PBT-like dapat menggunakan konversi skor yang dibuat menyerupai skala TOEFL paper-based/ITP, tetapi angka yang terlihat sama tidak otomatis mempunyai status yang sama.

Secara konseptual, prosesnya dapat terdiri dari tiga tahap: jawaban benar dihitung sebagai raw score, nilai tiap bagian dikonversi menurut tabel atau formula penyelenggara, lalu skor bagian digabungkan menjadi skor total.

  1. Raw score: jumlah jawaban yang dinilai benar pada setiap bagian.
  2. Scaled score: raw score dikonversi ke skala tertentu.
  3. Total score: skor bagian dihitung menggunakan formula yang ditetapkan tes tersebut.

Jangan menggunakan tabel konversi dari tes lain tanpa dasar resmi. Dua penyelenggara PBT-like dapat memakai jumlah soal atau tabel konversi berbeda. Karena itu, mekanisme skor harus dibaca dari petunjuk tes yang benar-benar Anda ikuti.

Mengapa Skor 500 pada Tes PBT-Like Belum Tentu Sama dengan TOEFL ITP 500?

Angka skor hanya bermakna ketika dibaca bersama instrumen yang menghasilkan angka tersebut. Skor 500 dari sebuah prediction test dan skor 500 dari TOEFL ITP dapat berasal dari tes, standardisasi, serta administrasi berbeda.

Analogi sederhananya, dua timbangan dapat sama-sama menampilkan angka kilogram, tetapi keandalan hasil bergantung pada alat dan kalibrasinya. Pada tes bahasa, konteks itu mencakup konstruksi soal, prosedur, skala, dan penyelenggara.

Karena itu, pihak penerima dokumen biasanya tidak hanya melihat angka. Mereka juga dapat mempertimbangkan jenis tes dan lembaga penerbit hasil.

TOEFL PBT Like dan TOEFL Prediction Bisa Beririsan tetapi Tidak Identik

Istilah TOEFL Prediction biasanya menekankan fungsi: tes digunakan untuk memprediksi atau memetakan kemampuan peserta. Sementara itu, istilah PBT-like lebih menekankan kemiripan format atau desain.

Istilah Penekanan utama Hal yang harus diperiksa
TOEFL PBT-like Kemiripan dengan pola tes paper-based Format, komponen, skor, penyelenggara
TOEFL Prediction Fungsi prediksi/pemetaan kemampuan Instrumen, skala, tujuan penggunaan
EPT Pengukuran English proficiency secara umum Definisi tes dari institusi penyelenggara
TOEFL ITP Produk tes dalam program TOEFL ETS Ketentuan resmi ETS dan institusi pengguna

Sebuah prediction test dapat memakai format PBT-like. Namun, tidak semua tes yang disebut PBT-like harus dipasarkan sebagai TOEFL Prediction, dan keduanya tidak otomatis menjadi TOEFL ITP.

TOEFL PBT Like Tidak Otomatis TOEFL ITP Resmi ETS

Inilah pembeda yang wajib dipahami. Kemiripan Listening, Structure and Written Expression, serta Reading tidak mengubah identitas sebuah tes menjadi TOEFL ITP.

ETS menjelaskan TOEFL ITP sebagai bagian dari program tes TOEFL miliknya. Informasi mengenai level, bagian tes, penggunaan, dan skornya dapat diperiksa pada halaman resmi TOEFL ITP ETS.

TOEFL ITP Level 1 menggunakan tiga bagian: Listening Comprehension, Structure and Written Expression, dan Reading Comprehension. Fakta bahwa sebuah PBT-like memakai tiga label serupa hanya menunjukkan kemiripan desain pada level tertentu, bukan bukti bahwa tes tersebut diterbitkan atau diadministrasikan sebagai TOEFL ITP.

Format Mirip Tidak Berarti Standardisasi, Soal, dan Sertifikat Sama

Struktur adalah lapisan yang paling mudah dilihat peserta. Padahal, identitas sebuah tes juga dibentuk oleh proses yang tidak terlihat pada layar atau lembar soal.

  • Bank soal: siapa yang menyusun dan memeliharanya?
  • Standardisasi: bagaimana tingkat kesulitan dan skala ditetapkan?
  • Administrasi: siapa yang berwenang menyelenggarakan tes?
  • Keamanan: bagaimana soal, identitas peserta, dan sesi tes dikelola?
  • Score report: siapa yang menerbitkan hasil?
  • Penerimaan: lembaga mana yang menerima skor tersebut?

Dengan demikian, membandingkan tes hanya dari “sama-sama tiga section” terlalu sederhana. Untuk kebutuhan administratif, identitas penerbit hasil sering sama pentingnya dengan skor.

WEPT Webster Menggunakan Listening, Structure and Written Expression, dan Reading

WEPT atau Webster English Proficiency Test merupakan tes prediction/EPT yang diselenggarakan LKP Webster. Formatnya menghubungkan tiga area yang familiar dalam model PBT-like: Listening, Structure and Written Expression, serta Reading.

Ketiga komponen tersebut memungkinkan peserta memetakan kemampuan memahami bahasa lisan, ketepatan struktur bahasa, dan pemahaman bacaan. Namun, WEPT tetap harus disebut dengan identitasnya sendiri sebagai Webster English Proficiency Test, bukan diklaim sebagai TOEFL ITP.

Jika Anda sedang membandingkan tes serupa di lingkungan pendidikan, baca juga contoh tes sejenis TOEFL Prediction di kampus Indonesia.

Siapa yang Cocok Mengikuti Tes Berformat PBT-Like?

Format ini dapat berguna bagi peserta yang ingin mengetahui kemampuan pada tiga area klasik tersebut. Ia juga relevan sebagai pemetaan sebelum belajar lebih terarah.

Namun, tujuan administratif harus diperiksa secara terpisah. Jika kampus, perusahaan, atau lembaga meminta produk tes tertentu, ikuti jenis tes yang mereka tetapkan daripada memilih berdasarkan kemiripan format.

Checklist Sebelum Mendaftar TOEFL PBT-Like atau Prediction Test

Lima menit memeriksa detail tes dapat mencegah salah memilih sertifikat. Gunakan checklist berikut sebelum melakukan pembayaran.

  • ☐ Siapa penyelenggara tes?
  • ☐ Apakah tes disebut PBT-like, Prediction, EPT, atau nama lain?
  • ☐ Apa saja section yang diuji?
  • ☐ Berapa jumlah soal dan durasinya?
  • ☐ Bagaimana raw score dikonversi?
  • ☐ Dokumen hasil apa yang diterbitkan?
  • ☐ Apakah instansi tujuan menerima hasil tersebut?
  • ☐ Jika syarat menulis TOEFL ITP, apakah tes yang dipilih benar-benar TOEFL ITP?

FAQ – TOEFL PBT Like dan Format Tesnya

Pertanyaan berikut merangkum perbedaan yang paling sering membingungkan peserta saat melihat istilah PBT-like, Prediction, dan TOEFL ITP.

  • Q: TOEFL PBT Like adalah apa?
    A: Istilah untuk tes yang menyerupai karakteristik format TOEFL berbasis kertas. Kata like berarti mirip dan tidak otomatis menunjukkan produk resmi ETS.
  • Q: Apa saja bagian TOEFL PBT-like?
    A: Tiga bagian yang lazim adalah Listening, Structure and Written Expression, serta Reading. Detail aktual tetap mengikuti penyelenggara.
  • Q: Apakah TOEFL PBT-like sama dengan TOEFL Prediction?
    A: Tidak selalu. PBT-like menekankan kemiripan format, sedangkan Prediction menekankan fungsi prediksi/pemetaan. Pelajari variasinya dalam panduan nama lain TOEFL Prediction.
  • Q: Apakah PBT-like sama dengan TOEFL ITP?
    A: Tidak. TOEFL ITP adalah program tes ETS. Kemiripan tiga section tidak membuat PBT-like otomatis menjadi produk TOEFL ITP.
  • Q: Apakah WEPT memakai format yang serupa?
    A: WEPT Webster mengukur Listening, Structure and Written Expression, serta Reading dalam konteks tes prediction/EPT Webster. WEPT tetap memiliki identitasnya sendiri dan tidak diklaim sebagai TOEFL ITP.

Pahami Formatnya Sebelum Memilih Tes

TOEFL PBT Like membantu menjelaskan tes dengan pola Listening, Structure and Written Expression, serta Reading, tetapi kemiripan format tidak menentukan status tes. Jika Anda membutuhkan prediction/EPT dengan tiga area tersebut, kenali WEPT dari LKP Webster melalui Webster English Course. Untuk kebutuhan sertifikat tertentu, selalu konfirmasikan jenis tes yang diterima instansi tujuan.

Bagikan ke
Foto Citra Lestari, S.S.

Ditulis oleh

Instruktur kelas 'English for Journalism'. Membimbing siswa dalam penulisan artikel berita, broadcasting, dan pembuatan konten media sosial berbahasa Inggris.

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

🎓 Ingin Menguasai Materi Ini Lebih Dalam?
Ikuti program kursus intensif kami yang dibimbing langsung oleh instruktur.

Program kursus berhasil dipilih!

Masuk ke daftar pendaftaran
Lihat Program Lain
Lanjut Mendaftar